Excuse me, but it will be the first time for
ESA admin to publish a post in Bahasa :)
ESA admin to publish a post in Bahasa :)
Nah, jadi kemarin (Minggu 9 Desember 2007), saya (Dinie, ELC staff), Mia Pratiwi (sekretaris ESA), Bang Saiful (Manager Home Affair), Syamsul Rusdi (Manager Civic and Advocacy), dan yang pasti Aunur Rahman (Direktur ESA) serta beberapa ESA lovers dan members lain: Manalsal Napitupulu, Patrick, Anasrullahsyah, Deni Nurdwiansyah (ESA 2007), hmm sapa lagi ya... pokoknya kemarin nih ya, kami bersama-sama bersuka cita dan berbahagia membersihkan ESA Headquarter supaya lebih layak inap dan lebih layak kunjung *hehe, padanan Bahasa Inggrisnya menjadi STAYABLE and VISITABLE ;p*
Sebelum sekbernya dibersihkan secara sungguh-sungguh, ternyata pria-pria yang khawatir diomelin Dini dan Mia berinisiatif untuk sedikit beberes sekder dengan cara merapikan bagian luar sekber dan membersihkan debu yang dengan mesra menempel di kipas angin. (Hmm, padahal itu emang udah dari awal saya kasi tau ke Direktur ESA, makanya dibersihin, iya kan?). Namuuuun, setelah saya scanning secara mendalam ruang sekber tercinta, ternyata debunya... ya ampuuuwn masih banyak banget dah. Finally, omelan Dini dan Mia pun TERPAKSA meluncur haha *tawa kejam*.
Yeah, walaupun sebelum nyampe ke Sekber ban motornya mia bocor, tapi saya sama Mia berhasil merayu *lebih ke mengancam* Direktur ESA untuk nungguin motornya Mia yang diganti ban. Dengan berbekal peralatan perang berupa sapu, karbol, kain pel dan beberapa alat bersih-bersih lain, saya dan Mia pun memulai bersih-bersih. Haaaargh, gila sekber berantakan abis. Tapi yang namanya berantakan itu kan masih bisa dirapikan ya? Nah, akhirnya kami (saya dan Mia) mendapat bantuan penuh dari bang Syaiful, bang Syamsul, dan rekan-rekan lain yang kemarin ada di Sekber berupa angkat-angkat loker, lemari, piala, dan pindahin + rapiin berkas-berkas. Betapa bahagianya.
Hujan, membuat saya merelakan jam siaran, dan melanjutkan bersih-bersih sekber. Sampai akhirnya, alhamdulillah selesai juga. SEKBER RAPI! WOW... Sesudah beberes, rencananya mau langsung syukuran BHRF di aula FKIP UNTAN. Tapi, karena hujannya luar biasa lebat, akhirnya syukuran dipindahkan di rumahnya Al Harits. Uh huh, perut yang lapar harus diuji, nungguin ketua BHRF, Boris Becker Pasaribu lama banget. Jam 5.30 baru dateng. Akhirnya, syukuran BHRF dimulai juga.Nah, sekarang, dengan sekber yang sudah rapi, saya berharap saya dan rekan panita English Pintar bisa gelar rapat di ruang dan teras sekber. Dan semoga, dengan menghadiri syukuran BHRF yang surplus, akan sukses juga English Pintar. Amien.

